Sekadau, Pojokkalimantan.com - Sejumlah warga di Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, masih mengandalkan pasokan air dari mobil pemadam kebakaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau. Kondisi tersebut kembali terlihat saat distribusi air dilakukan ke tiga lokasi, Jumat (25/9/2026).
Sebanyak 28.000 liter air bersih disalurkan pada hari itu. Rinciannya, 24.000 liter untuk warga Dusun Bokak dan Dusun Ensibau, Desa Bokak Sebumbun, serta 4.000 liter untuk warga Dusun Amak, Desa Sungai Kunyit.
Warga datang membawa drum, galon, jeriken, ember hingga wadah penampung lainnya. Air disalurkan menggunakan mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau, sementara personel di lapangan membantu proses pengisian ke wadah milik warga.
Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, distribusi air bersih dilakukan secara rutin selama musim kemarau, terutama ke wilayah yang sumber airnya mulai terbatas.
“Distribusi air bersih ini dilakukan secara rutin karena musim kemarau membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air. Personel bersama Damkar membantu menyalurkan air langsung ke lokasi yang membutuhkan,” ujar IPDA Iwan saat dikonfirmasi, Sabtu (26/9).
Di Dusun Bokak dan Dusun Ensibau, Desa Bokak Sebumbun, penyaluran dibantu Bhabinkamtibmas AIPDA Reinhard Ponse Sianturi bersama personel DPKP Kabupaten Sekadau. Sementara di Dusun Amak, Desa Sungai Kunyit, Bhabinkamtibmas Briptu Abdul Malik, Babinsa Serda Adid, Kepala Dusun Amak Gianto dan personel Damkar turut membantu warga mendapatkan air.
Kehadiran personel TNI-Polri bersama Damkar terlihat langsung dalam proses pengisian air. Warga secara bergantian membawa wadah mereka ke titik distribusi, sementara petugas membantu mengalirkan air dari mobil Damkar ke berbagai tempat penampungan.
“Selama musim kemarau, kami terus berkoordinasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih. Kami juga mengingatkan warga agar menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pembakaran lahan karena kondisi kering dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan,” pungkas Iwan.
Humas Polres Sekadau
Redaksi//Rg
Redaksi//Rg


