-->


Terkini

11,2 Hektare Lahan di Sejumlah Wilayah Sekadau Mulai Ditanami Jagung

Aji regant
Sabtu, 26 September 2026, September 26, 2026 WIB Last Updated 2026-09-26T04:32:17Z

Sekadau, Pojokkalimantan.com
- 
Penanaman jagung dalam program ketahanan pangan terus berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Sekadau. Dalam beberapa hari terakhir, sedikitnya 11,2 hektare lahan masyarakat mulai ditanami jagung dengan pola monokultur maupun tumpangsari.

Data yang dihimpun dari kegiatan pada 22 hingga 25 September 2026 menunjukkan penanaman berlangsung di lima wilayah, yakni Kecamatan Belitang, Belitang Hulu, Nanga Mahap, Nanga Taman dan Sekadau Hilir. Lahan yang ditanami dikelola masyarakat maupun kelompok tani dengan jenis benih yang berbeda sesuai lokasi.

Di Kecamatan Belitang, penanaman dilakukan di Dusun Kenuak, Desa Menua Prama seluas 2,5 hektare serta Desa Belitang Satu sekitar 2,7 hektare. Sementara di Kecamatan Belitang Hulu, lahan seluas 2 hektare di Dusun Bak Merat, Desa Sungai Tapah, ditanami dengan pola tumpangsari.

Penanaman juga berlangsung di Dusun Cenayan, Kecamatan Nanga Mahap, pada lahan monokultur seluas 1 hektare. Sehari setelahnya, Kelompok Tani Multi Karya Bersama di Dusun Nuak, Desa Rirang Jati, Kecamatan Nanga Taman, mulai menanam jagung di lahan seluas 2 hektare. Terakhir, lahan satu hektare milik masyarakat di Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir, ditanami jagung Pertiwi 5.

Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, bertambahnya lahan yang ditanami menunjukkan program ketahanan pangan berjalan melalui pemanfaatan lahan masyarakat di sejumlah wilayah.

“Penanaman dilakukan di beberapa wilayah dengan kondisi dan pola tanam yang berbeda. Yang terpenting, lahan yang tersedia mulai dimanfaatkan dan dikelola untuk menghasilkan komoditas pangan,” ujar Iwan kepada awak media, Sabtu (26/9/2026).

Ia menjelaskan, penanaman baru merupakan tahap awal karena tanaman masih membutuhkan perawatan hingga memasuki masa panen. Pendampingan di lapangan dilakukan bersama masyarakat, kelompok tani, pemerintah desa, penyuluh pertanian maupun personel Bintara Penggerak Ketahanan Pangan yang ditugaskan di masing-masing wilayah.

“Setelah penanaman, perhatian berikutnya adalah bagaimana tanaman dirawat sampai menghasilkan. Jadi prosesnya tidak berhenti ketika benih sudah ditanam, tetapi berlanjut sampai panen,” pungkasnya.

Humas Polres Sekadau

Redaksi//Rg
Komentar

Tampilkan

  • 11,2 Hektare Lahan di Sejumlah Wilayah Sekadau Mulai Ditanami Jagung
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan