Sekadau, Pojokkalimantan.com - Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, merupakan organisasi paguyuban yang mewadahi masyarakat sub-suku Dayak Ketungau, khususnya kelompok Ketungau Sesat/Tesaek, untuk melestarikan adat istiadat dan mempererat tali persaudaraan.
Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau sering dikaitkan dengan suku Dayak Ketungau Tesaek atau Dayak Ketungau Sesat, yang memiliki adat berladang (beumo) dan kebudayaan khas yang masih dipertahankan hingga saat ini.
Sabtu pagi, Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Kabupaten Sekadau menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Ke-3 yang dirangkaikan dengan kegiatan perayaan hari Paskah Bersama pada Sabtu, 11/4/2026 di Rumah Betang Youth Center, Kecamatan Sekadau Hilir Kalimantan Barat.
Mubes tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Martinus Ridi selaku ketua panitia Mubes, Apeng Petrus, Sabas, Jeffray Raja Tugam, Ketua Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Paulus Subarno, serta unsur anggota DPRD dan Polres Sekadau, bersama ± 250 peserta perwakilan dari kampung-kampung Ketungau Tesaek yang ada di dua Kabupaten, yakni Kabupaten Sanggau dan Sekadau.
Sambutan ketua panitia, Martinus Ridi sampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan serta mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat.
Sementara itu Ketua Perkumpulan ATK, Paulus Subarno mengajak generasi muda untuk mengambil peran dalam kepemimpinan organisasi ke depan serta terus menjaga kekompakan dalam membangun paguyuban, pesan Subarno yang juga anggota DPRD Sekadau.
Kemudian, ketua DAD Sekadau Jeffray Raja Tugam turut menekankan pentingnya peran paguyuban dalam pembangunan daerah serta mengimbau peserta Mubes menggunakan hak pilih secara bijak. Ia juga menilai kepemimpinan Paulus Subarno masih layak untuk dilanjutkan.
Senada dengan itu, Kaban Kesbangpol Sekadau Apeng Petrus menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan organisasi kemasyarakatan. "Kami ingatkan pentingnya menjaga nilai budaya di tengah arus globalisasi," pesan Apeng Petrus.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah pemilihan pengurus periode 2026–2031.
Hasil pemilihan, Paulus Subarno kembali terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Kabupaten Sekadau.
Rangkaian Mubes berakhir pukul 11.30 WIB dan dilanjutkan dengan kegiatan perayaan hari Paskah Bersama yang meliputi ibadah misa, makan bersama, dan ramah tamah.
Red//Delova




