-->


Terkini

Polres Sekadau Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Sumber Asap Karhutla

Aji regant
Selasa, 13 Oktober 2026, Oktober 13, 2026 WIB Last Updated 2026-10-13T11:20:43Z

Sekadau, Pojokkalimantan.com
- 
Kondisi udara kabur terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Sekadau. Masyarakat diimbau menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan sekaligus menghindari pembakaran lahan dan sampah yang dapat menambah sumber asap.

Berdasarkan informasi cuaca BMKG yang diperbarui pada Selasa (13/10/2026), udara kabur terpantau di Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, serta Sungai Ayak Satu, Kecamatan Belitang Hilir. Pengamatan tersebut menggambarkan kondisi cuaca di lokasi masing-masing dan belum dapat dijadikan bukti bahwa kabut berasal dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam prospek cuaca mingguan periode 13-19 Oktober 2026, BMKG turut melaporkan kondisi kering yang masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia. Sementara itu, berdasarkan pemantauan pada 11 Oktober, terdeteksi 71 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalimantan Barat.

Citra satelit Himawari juga menunjukkan sebaran asap di sebagian besar wilayah Kalimantan. Namun, data regional tersebut tidak serta-merta menunjukkan sumber asap di Kabupaten Sekadau. Keberadaan titik panas pun tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi di lapangan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt Kasi Humas IPDA Iwan Kurniawan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Untuk kondisi saat ini, mari kita tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar," imbau Iwan, Selasa (13/10).

Selain mencegah pembakaran, masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan saat udara berasap dianjurkan menggunakan masker yang sesuai dan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian khusus karena lebih rentan terhadap dampak paparan asap.

Apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan yang memburuk, masyarakat disarankan segera mencari pertolongan medis.

Untuk mengelola sampah dan sisa tanaman, warga dapat memilih cara tanpa pembakaran, seperti membuat kompos atau memanfaatkan sisa vegetasi sebagai mulsa. Langkah ini dapat membantu mengurangi sumber asap sekaligus menjaga lingkungan.

Polres Sekadau juga mengimbau warga segera melaporkan apabila menemukan asap mencurigakan atau indikasi kebakaran di sekitar permukiman maupun perkebunan. Informasi lokasi yang jelas akan membantu petugas melakukan pemeriksaan dan menentukan penanganan sesuai kondisi sebenarnya.

"Jangan menambah sumber asap dengan membakar lahan atau sampah secara terbuka. Jika melihat asap atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat diperiksa dan ditindaklanjuti," tutup Iwan.

Humas Polres Sekadau

Redaksi//Rg
Komentar

Tampilkan

  • Polres Sekadau Imbau Warga Jaga Kesehatan dan Cegah Sumber Asap Karhutla
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan