Sekadau, Pojokkalimantan.com - Panen jagung hibrida berlangsung di Desa Tinting Boyok, Kecamatan Sekadau Hulu, dan Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan yang melibatkan petani, penyuluh pertanian, dan Bintara Penggerak Ketahanan Pangan.
Di Dusun Tebeliang Mangkang, Desa Tinting Boyok, Kelompok Tani Semelaban Lestari memanen jagung dari lahan seluas 1,5 hektare pada Rabu (7/10/2026). Lahan tersebut menggunakan benih jagung hibrida Pertiwi 5 sebanyak 11 kilogram. Hasil panen dilaporkan mencapai 9,6 ton jagung dengan bonggol.
Sementara itu, panen di Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, berlangsung pada Jumat (9/10/2026). Lahan seluas sekitar 1,5 hektare milik sukarelawan tersebut menghasilkan sekitar 9,6 ton jagung dengan bonggol. Kegiatan dihadiri Kepala Desa Nanga Kiungkang, Kanit Binmas Aipda Syamsul Bahri, Bhabinkamtibmas Brigpol L. Milyano, PPL Tewi, dan masyarakat.
Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan pertanian menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.
“Polisi bersama masyarakat hadir untuk mendukung kegiatan pertanian yang dikelola warga. Harapannya, lahan yang sudah produktif dapat terus dimanfaatkan dan hasilnya memberi manfaat bagi petani,” kata Iwan, Jumat (9/10).
Pendampingan di lapangan, kata dia, tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi juga mencakup pemantauan tanaman hingga panen bersama kelompok tani dan penyuluh pertanian.
“Keberlanjutan menjadi hal penting. Setelah panen, masyarakat diharapkan dapat kembali mengolah lahannya agar kegiatan pertanian terus berjalan,” pungkasnya.
Humas Polres Sekadau
Redaksi//Rg
Redaksi//Rg


