-->


Terkini

Informasi Warga Jadi Awal Respons Pemadaman Karhutla di Sekadau

Aji regant
Sabtu, 10 Oktober 2026, Oktober 10, 2026 WIB Last Updated 2026-10-10T11:32:06Z

Sekadau, Pojokkalimantan.com
- 
Informasi dari warga menjadi awal penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dusun Sungai Ringin, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (7/10/2026). Setelah menerima laporan sekitar pukul 13.30 WIB, personel Polres Sekadau bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman bersama tim gabungan.

Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, informasi yang cepat disampaikan masyarakat membantu petugas mengetahui adanya kebakaran dan melakukan koordinasi penanganan di lapangan.

“Informasi dari masyarakat sangat penting ketika terjadi kebakaran. Jika melihat asap atau api, segera laporkan agar petugas bisa mengetahui kondisi di lokasi dan melakukan penanganan,” kata Iwan, Sabtu (10/10).

Dalam kejadian tersebut, Kasat Samapta Polres Sekadau IPTU Insan Malau bersama enam personel membawa peralatan pemadaman ke lokasi. Mereka bergabung dengan tim Damkar PT MJP 1 Selalong, BPBD Kabupaten Sekadau, personel TNI dan masyarakat untuk memadamkan api di lahan gambut seluas sekitar 0,3 hektare.

Pemadaman berlangsung di area yang dipenuhi semak dan batang pohon tumbang. Petugas menarik selang ke bagian dalam lahan agar air dapat menjangkau titik api. Dalam proses tersebut, personel Polres Sekadau menggunakan air yang dicampur X-FIRE sesuai laporan penanganan di lokasi.

Sekitar pukul 16.30 WIB, api berhasil dipadamkan. Tim kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memunculkan api kembali.

Menurut Iwan, penanganan kebakaran tidak berhenti ketika api terlihat padam. Pada lahan gambut, pemeriksaan dan pendinginan tetap diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api dari bagian yang masih menyimpan panas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, terutama ketika kondisi lahan kering. Selain berisiko memicu kebakaran yang meluas, asap dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas warga.

“Jangan menunggu api membesar baru melapor. Kalau menemukan asap atau kebakaran, segera sampaikan kepada petugas. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar agar risiko Karhutla bisa ditekan,” ujar Iwan.

Humas Polres Sekadau

Redaksi//Rg
Komentar

Tampilkan

  • Informasi Warga Jadi Awal Respons Pemadaman Karhutla di Sekadau
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan