-->


Terkini

Gas Subsidi Langka dan Mahal, Bupati Sintang Pimpin Langsung Pertemuan Dengan 7 Agen Gas 3 KG

Pojok Kalimantan
Kamis, 15 Januari 2026, Januari 15, 2026 WIB Last Updated 2026-01-15T07:51:48Z

Sintang, PojokKalimantan.com - Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memimpin langsung rapat koordinasi membahas kelangkaan dan mahalnya harga gas bersubsidi pada Kamis, 15 Januari 2026 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.


Hadir pada rapat tersebut H. Indra Subekti, Kartiyus Sekda Sintang, kepala OPD Pemkab Sintang, Kejaksaan Negeri Sintang, Polres Sintang, Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, dan 7 agen gas LPG yang melayani masyarakat Kabupaten Sintang. 


Sebelum memulai rapat, Bupati Sintang mengabsen peserta rapat untuk memastikan yang hadir sesuai undangan dan merupakan owner 7 agen gas LPG yang melayani masyarakat Kabupaten Sintang. Dari 7 agen, hanya 3 pemilik agen yang hadir, sisanya diwakili pengurus. 



Bupati Sintang tampak kecewa karena tidak semua pemilik agen gas subsidi bisa datang pada rapat tersebut dan sempat bertanya apakah rapat untuk membahas kepentingan masyarakat Kabupaten Sintang tersebut untuk dilanjutkan atau tidak. 


“Rapat ini yang dilaksanakan atas dasar keluhan masyarakat yang disampaikan langsung maupun melalui media massa dan media sosial soal kelangkaan dan mahalnya gas subsidi. Kami juga sudah melakukan sidak. Makanya saya harus memanggil Pertamina dan agen gas subsidi. Ini sebenarnya masalah antara agen dan masyarakat” terang Bupati Sintang


Kasi Datun Kejaksaan Negeri Sintang Okky Desvian mengingatkan agen dan pangkalan bahwa dalam mengelola gas 3 kg itu ada bisnis dan penugasan dari negara dan uang rakyat melalui pajak disana karena gas 3 kg disubsidi oleh pemerintah.




“Ada uang negara disana, kami tidak mau ada kebocoran. Dan kami bisa melakukan penyelidikan jika terjadi kebocoran anggaran negara di subsidi gas 3 kg. Kuota untuk Kabupaten Sintang normal, bahkan ditambah, tapi masih langka dan mahal. Kalau agen dan pangkalan mau berbisnis penuh, silakan urus gas non subsidi” tegas Okky Desvian.


Sementara Sekda Sintang Kartiyus menyampaikan sampai pagi tadi harga gas 3 kg di Desa Baning Kota masih di harga 45 ribu padahal ada di tengah kota. 


“Saya mau mengingatkan, jangan ambil untung terlalu banyak. Jangan jual terlalu mahal. Jangan lupa aparat penegak hukum bisa menyelidiki ini. Saya tahu ekonomi sedang baik, konsumsi sangat tinggi, dan kita terus ingatkan agar tidak ada penyalahgunaan gas 3 kg ini” pesan Kartiyus.


Pada rapat tersebut diputuskan akan ada rapat lanjutan antara Pemkab Sintang, Polres Sintang, Kajari Sintang, Pertamina dan 7 agen gas subsidi untuk menormalkan stok dan harga gas 3 kg.


Sumber; Diskominfo Sintang 

Redaksi//Delova 

Komentar

Tampilkan

  • Gas Subsidi Langka dan Mahal, Bupati Sintang Pimpin Langsung Pertemuan Dengan 7 Agen Gas 3 KG
  • 0

Terkini

Iklan