*Dorong Pelajar Sebagai Agen Lingkungan, IWAS [Ikatan Wartawan Sekadau] Gandeng Pihak Terkait Untuk Berdialog*
Sekadau, PojokKalimantan.com - Ikatan Wartawan Sekadau (IWAS) mengadakan dialog mengenai lingkungan bersama perwakilan Pelajar SMA/Sederajat, dan juga Pramuka Saka Wanabakti, Kamis 22 Januari 2026 yang berlangsung di Studio Radio Dermaga Jalan Merdeka Selatan.
Sebagai Narasumber yang menyampaikan materi, dihadirkan Kepala Unit Pelaksana Tehnis (UPT) Pengelola Kawasan Hutan (KPH) Wilayah Sekadau, Sumarlin ZBU SH, MH, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Nurhidayah dan juga Ketua TP-PKK Sekadau, Magdalena Susilawati Aron SP, M.AP.
Adapun Tema yang diangkat yakni,
"Kami Generasi Muda Siap Melestarikan Kawasan Hutan dan Lingkungan Hidup di Tempat Kami masing-masing".
Krisantus, Ketua IWAS dalam sambutan mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi IWAS.
"Saya berharap paska kegiatan adik - adik pelajar mendapatkan wawasan mengenai pelestarian lingkungan, mulai dari lingkungan terkecil di sekitar kita," ungkap Krisantus.
Sementara, Magdalena Susilawati Aron SP M.AP yang merupakan istri Bupati Sekadau, Aron SH dalam paparannya menjelaskan, bahwa didalam struktur TP-PKK terdapat 4 bidang salah satunya mengenai lingkungan hidup.
"Kita, terutama para pelajar ya harus bisa menjadi pioner dalam pelestari lingkungan hidup," pesan Magdalena Susilawati.
Dikatakan Susilawati, musibah bajir yang terjadi di pulau Sumatera menjadi cerminan bagaimana kita harus menjaga alam agar ada keseimbangan ekosistem.
Melalui generasi muda, Susilawati mengingatkan akan target pencapaian Generasi Emas Indonesia di tahun 2045.
"Kami mengajak anak muda menjadi pioner dan agen perubahan bagi kabupaten Sekadau dan menjadi motor untuk kelestarian lingkungan hudup," timpal Susilawati.
Melalui kegiatan dialog ini, Ketua TP - PKK memberikan closing statement dimana harus ditanamkan prinsip apa yang ditanam akan dituai di masa depan.
Sementara, kepala UPT - KPH, Sumarlin Zbu mengakui bahwa dirinya bangga dengan organisasi IWAS yang menyelenggarakan dialog dengan mengangkat tema lingkungan hidup.
"Di UPT - KPH ada beberapa bidang salah satunya pencegahan dan penanganan pembabatan hutan dan lahan agar lingkungan tetap terjaga kelestariannya," kata Sumarlin.
Dijelaskan Sumarlin, pihaknya di UPT - KPH juga memotori kegiatan pramuka Saka Wanabakti, untuk menjadi agen kelestarian lingkungan dan dimasyarakat melalui anak-anak muda dan pelajar sebagai bagian dari penyiapan generasi emas Indonesia di tahun 2045.
"Sejak dini ditanamkan bahwa pentingnya kelestarian lingkungan hidup dan lingkungan hidup itu sudah masuk dalam hak asasi manusia," timpalnya.
Ditegaskan Sumarlin, jika kelestarian alam tergangu maka akan mengagangu ekonomi masyarakat yang tergantung alam.
Nurhidayah, mewakili Kadis Lingkungan Hidup Pemda Sekadau, menyatakan pihaknya sampai saat ini masih sangat gencar mensosialisasikan mengenai lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Sekadau terutama juga kepada para pelajar sebagai generasi muda.
"Termasuk mengenai sampah di kota Sekadau, saat ini per hari kita menghasilkan sampah enam belas ton per hari," jelas Nurhidayah.
Ia mengajak para pelajar untuk menjadi agen informasi bagi masyarakat betapa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
"Dahulu mungkin sampah kita masih sedikit, seiring berkembangnya Kabupaten Sekadau dan penduduk juga bertambah, maka produksi sampah rumah tangga juga meningkat, " terangnya.
Nurhidayah juga mengingatkan agar masyarakat membuang sampah rumah tangga pada waktu yang sudah ditentukan agar yang terkumpul di bak sampah dapat ter angkut oleh petugas kebersihan setiap hari sesuai waktu bertugas.
Di akhir kegiatan, dilaksanakan penyerahan simbolis bibit tanaman jenis durian, mangga, belimbing, cempedak sebagai buah tangan oleh para Narasumber dan pengurusan IWAS kepada para perwakilan siswa dari sekolah SMA Negeri 1, SMK Keling Kumang, SMA Karya, SMK Amaliyah serta penyerahan Tabler sebagai cinderamata oleh Ketua TP-PKK kepada pelajar.
Penulis; Arni L
Redaksi//Delova









