-->


Terkini

Waspada Modus Narkoba, Kapolsek Belitang Edukasi Santri Zainul Maarif

Aji regant
Senin, 02 November 2026, November 02, 2026 WIB Last Updated 2026-11-02T08:54:56Z

Sekadau, Pojokkalimantan.com
- 
Peredaran narkoba menyasar berbagai kalangan, termasuk pelajar. Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari menawarkan secara cuma-cuma hingga menyamarkan barang terlarang dalam makanan dan minuman.

Ancaman tersebut menjadi perhatian Polsek Belitang. Melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik), Kapolsek Belitang IPDA Fahrurrazi memberikan edukasi tentang bahaya narkoba kepada sekitar 40 santri kelas XII Pondok Pesantren Zainul Maarif, Desa Belitang Dua, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, Senin (2/11/2026) pukul 09.00 WIB.

Dalam penyuluhan tersebut, IPDA Fahrurrazi menjelaskan bahwa usia remaja merupakan masa pencarian jati diri. Rasa ingin tahu yang tinggi serta pengaruh lingkungan pergaulan membuat pelajar rentan menjadi sasaran penyalahgunaan narkoba.

Dia mengungkapkan, pengedar kerap menggunakan berbagai cara untuk menarik perhatian calon korban. Narkoba bisa ditawarkan dengan iming-iming meningkatkan kepercayaan diri, menambah stamina, hingga menghilangkan stres akibat aktivitas belajar.

"Jangan mudah percaya jika ada orang yang menawarkan makanan, minuman, atau barang dengan alasan tertentu. Apalagi jika kita tidak mengetahui asal-usul dan isinya. Jangan mau menerima atau membawa barang titipan yang tidak jelas," pesan IPDA Fahrurrazi.

Selain menjelaskan modus peredaran, Kapolsek juga memaparkan dampak penyalahgunaan narkoba bagi pelajar. Mulai dari menurunnya konsentrasi dan prestasi belajar, gangguan mental dan perubahan perilaku, hingga risiko berhadapan dengan hukum.

IPDA Fahrurrazi mengajak para santri untuk berani menolak setiap ajakan mencoba narkoba, termasuk yang datang dari teman dekat. Dia juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan mengisi waktu dengan kegiatan positif.

"Jangan pernah mencoba narkoba hanya karena rasa penasaran atau ajakan teman. Berani mengatakan tidak adalah salah satu cara menjaga masa depan. Jika mengetahui adanya dugaan peredaran narkoba, segera sampaikan kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian," tegasnya.

Pihak Pondok Pesantren Zainul Maarif menyambut baik kegiatan tersebut. Program Polidik dinilai bermanfaat untuk menambah wawasan para santri mengenai hukum dan kedisiplinan. Pihak pesantren juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.

Humas Polres Sekadau

Redaksi//Rg 
Komentar

Tampilkan

  • Waspada Modus Narkoba, Kapolsek Belitang Edukasi Santri Zainul Maarif
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan