Sekadau, Pojokkalimantan.com - Panen jagung hibrida di Desa Sungai Ayak II, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, diperkirakan menghasilkan 19,2 ton jagung bertongkol dari lahan seluas 2 hektare. Kegiatan panen berlangsung pada Rabu (14/10/2026).
Jagung yang dipanen merupakan varietas Gold 777 milik Atjiap. Berdasarkan penghitungan dengan metode ubinan berukuran 2,5 x 2,5 meter, hasil sampel mencapai 6 kilogram jagung bertongkol.
Panen tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Dobby Prasetya, sukarelawan, dan warga Desa Sungai Ayak II. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian.
Selain panen di Sungai Ayak II, pengubinan jagung hibrida juga dilakukan di Desa Merbang, Kecamatan Belitang Hilir, pada hari yang sama. Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Bripka Muttaqin bersama pemilik lahan, Kasino, melakukan pengukuran untuk memperkirakan produktivitas tanaman.
Dari sampel seluas 2,5 x 2,5 meter, terdapat 32 batang jagung dengan 31 tongkol. Berat jagung sebelum dipipil mencapai 6 kilogram, sedangkan berat jagung pipilan sebanyak 4,7 kilogram. Berdasarkan perhitungan tersebut, produktivitas jagung pipilan diperkirakan mencapai 7.520 kilogram per hektare.
Sementara itu, panen jagung juga berlangsung di Desa Sebabas, Kecamatan Nanga Mahap, pada Kamis (15/10). Dari lahan seluas 1,5 hektare milik Petrus Ngartono, hasil panen dilaporkan mencapai 9,7 ton jagung bertongkol.
Kegiatan di Desa Sebabas melibatkan Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Aipda Lasa, Bripka Suryadi, Briptu Furqan, pemilik lahan, serta 10 orang pemanen.
Plt Kasi Humas Polres Sekadau, IPDA Iwan Kurniawan, mengatakan panen dan pengubinan menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memantau produktivitas jagung di wilayah Kabupaten Sekadau.
"Pemanfaatan lahan pertanian perlu terus didorong agar dapat memberikan hasil yang optimal. Melalui pendampingan dan pengukuran hasil panen, produktivitas tanaman dapat diketahui dan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan pertanian berikutnya," ujar Iwan.
Ia berharap keterlibatan personel kepolisian yakni Bintara Penggerak Ketahanan Pangan bersama masyarakat dapat memperkuat kerja sama dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sekadau.
Humas Polres Sekadau
Redaksi//Rg
Redaksi//Rg


