-->


Terkini

Panen dan Tanam Bergulir, Program Ketahanan Pangan di Sekadau Terus Berjalan

Aji regant
Minggu, 04 Oktober 2026, Oktober 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T09:03:47Z

Sekadau, Pojokkalimantan.com
- 
Program ketahanan pangan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, terus berjalan melalui kegiatan panen dan penanaman jagung yang dilakukan secara bergulir pada 1-3 Oktober 2026. Dalam periode tersebut, hasil panen dari sejumlah lokasi mencapai sekitar 30,58 ton, sementara penanaman baru mencapai sedikitnya 10,8 hektare.

Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan keberlanjutan menjadi bagian penting dalam program tersebut. Ketika sebagian lahan memasuki masa panen, lahan lainnya mulai ditanami untuk menjaga kesinambungan produksi.

“Ketahanan pangan membutuhkan proses yang berkelanjutan. Saat ada lahan yang selesai dipanen, kita juga terus mendorong penanaman di lahan lainnya agar produksi dapat terus berjalan,” kata Iwan, Minggu (4/10/2026).

Pada 2 Oktober, panen jagung berlangsung di tiga lokasi Kecamatan Sekadau Hilir dengan total sekitar 12,7 ton, yakni 6,2 ton dari Desa Beringkai Raya, 3,121 ton dari Desa Selalong dan sekitar 3,396 ton dari Desa Ensalang. Hasil panen tersebut sebagian langsung diserap masyarakat untuk kebutuhan pakan ternak.

Pada hari yang sama, panen juga dilakukan di Kecamatan Nanga Taman dengan total 10,75 ton dari lahan di Desa Pantok dan Desa Semerawai. Sementara di Desa Batu Pahat, Kecamatan Nanga Mahap, lahan tumpang sari seluas 1,5 hektare menghasilkan 7.113 kilogram jagung setelah ditanam selama 107 hari.

Di sisi penanaman, pada 2-3 Oktober jagung ditanam di tiga kecamatan dengan total 7,3 hektare, meliputi 2,5 hektare di Desa Kumpang Ilong, Belitang Hulu, sekitar 3 hektare di Desa Sungai Sambang, Sekadau Hulu, serta 1,8 hektare di Desa Cenayan, Nanga Mahap. Sebelumnya, pada 2 Oktober, tiga lokasi di Nanga Taman juga menambah 3,5 hektare lahan tanam baru.

Sementara itu, kegiatan pendampingan juga terus dilakukan di tingkat desa. Pada 1 Oktober, Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Aipda Arie Susilo mendampingi Kelompok Tani Sumber Tani menyiapkan lahan monokultur seluas satu hektare di Dusun Landau Kodah, Desa Landau Kodah, Kecamatan Sekadau Hilir.

Iwan mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa program ketahanan pangan tidak berhenti pada penanaman maupun panen, tetapi berlanjut pada pemanfaatan hasil dan pengolahan kembali lahan pertanian.

“Setelah satu musim penanaman selesai, kami berharap masyarakat kembali mengolah lahannya sehingga kegiatan pertanian terus berjalan dan lahan yang tersedia tetap produktif,” pungkas Iwan.

Humas Polres Sekadau

Redaksi//Rg
Komentar

Tampilkan

  • Panen dan Tanam Bergulir, Program Ketahanan Pangan di Sekadau Terus Berjalan
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan