-->


Terkini

Dinkes Sekadau Catat Kasus ISPA Capai 1.805

Pojok Kalimantan
Senin, 07 September 2026, September 07, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T06:10:37Z



SEKADAU, Pojokkalimantan.com - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Sekadau mencapai 1.805 kasus sepanjang minggu pertama hingga minggu ke-33 tahun 2026. Puskesmas Sekadau menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak.


Data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Sekadau tersebut dihimpun dari 12 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sekadau.


Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, mengatakan Puskesmas Sekadau mencatat 487 kasus atau sekitar 26,98 persen dari total kasus ISPA yang tercatat hingga minggu ke-33.


“Puskesmas Sekadau menjadi Puskesmas dengan jumlah kasus tertinggi. Dari total 1.805 kasus, sebanyak 487 kasus tercatat di Puskesmas Sekadau,” ujar Henry, Senin (7/9/2026).


Selain Puskesmas Sekadau, jumlah kasus cukup tinggi tercatat di Puskesmas SP3 Trans dengan 266 kasus atau 14,74 persen. Kemudian Puskesmas Nanga Taman sebanyak 150 kasus, Simpang Empat Kayu Lapis 149 kasus, Selalong 142 kasus dan Rawak 140 kasus.


Sementara itu, Puskesmas Sebetung mencatat 130 kasus, Nanga Mahap 119 kasus, Nanga Belitang 102 kasus, Tapang Perodah 69 kasus dan Balai Sepuak 41 kasus. Jumlah paling rendah tercatat di Puskesmas Sungai Ayak dengan 10 kasus atau 0,55 persen.


Jika dilihat berdasarkan waktu, kasus ISPA di Sekadau mengalami perubahan jumlah dari pekan ke pekan. Dinkes mencatat kasus tertinggi terjadi pada minggu ke-5 dengan 78 kasus, sedangkan jumlah terendah tercatat pada minggu ke-23 sebanyak 27 kasus.


Henry mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian Dinkes, terlebih saat kualitas udara di sejumlah wilayah mengalami penurunan akibat kabut asap yang berkaitan dengan musim kemarau dan karhutla.


“Data ini menjadi salah satu perhatian kami, terutama ketika kondisi kualitas udara kurang baik. Masyarakat harus tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan pernapasan,” katanya.


Menurut Henry, masyarakat perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan tidak mengabaikan gejala yang muncul, terutama keluhan yang berkaitan dengan saluran pernapasan.


Ia meminta warga yang mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada atau kondisi kesehatan yang semakin terganggu segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan.


“Kalau mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada atau kondisi kesehatan semakin terganggu, segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan,” pungkasnya.


Reporter: Lova 

Komentar

Tampilkan

  • Dinkes Sekadau Catat Kasus ISPA Capai 1.805
  • 0

Terkini

Topik Populer

Iklan