-->


Terkini

Akses Jalan Hancur Lebur, Warga Ketungau Hulu Sintang Tagih Perhatian Pemerintah Pusat!

Pojok Kalimantan
Kamis, 25 Juni 2026, Juni 25, 2026 WIB Last Updated 2026-06-25T08:22:53Z

 

Sintang, Pojokkalimantan.com – Masyarakat di wilayah perbatasan Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mendesak pemerintah pusat hingga daerah untuk segera membenahi infrastruktur jalan yang kian memprihatinkan. Akses jalan yang menghubungkan sejumlah desa di kawasan tersebut dinilai sudah lama terabaikan dan sangat menghambat aktivitas urat nadi perekonomian warga.


Keluhan ini mencuat seiring dengan sulitnya mobilitas yang menghubungkan Desa Sepadet, Desa Sedangu, Desa Sejawak, hingga Desa Suak Medang.


Lumpuhkan Sektor Pertanian dan Pendidikan


Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Ds, menegaskan bahwa pembangunan jalan di wilayah Ketungau Hulu sudah masuk dalam taraf kebutuhan mendesak. Sebagai wilayah yang kaya akan adat, budaya, serta memiliki populasi penduduk yang besar, ketertinggalan infrastruktur ini dinilai sangat ironis.


"Kami berharap pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat tidak menutup mata. Daerah kami ini luas, masyarakatnya banyak, dan potensi pertaniannya besar. Infrastruktur yang baik adalah kunci agar masyarakat kami bisa sejahtera," ujar Ds kepada media ini, Kamis (25/6/2026).





Senada dengan Ds, warga lainnya berinisial Ct membeberkan realita pahit yang harus dihadapi warga sehari-hari. Akses jalan yang hancur menuju Kecamatan Senaning maupun ke ibu kota Kabupaten Sintang tidak hanya memukul sektor ekonomi, tetapi juga mengancam masa depan pendidikan anak-anak di pedalaman.


"Kondisi jalan yang belum memadai ini menyulitkan anak-anak pergi ke sekolah. Jangankan warga, para guru dan petugas pelayanan publik saja kesulitan untuk masuk ke desa-desa. Kami ingin ada pemerataan pembangunan," keluh Ct.


Menanti Sinergi Pusat dan Daerah


Kecamatan Ketungau Hulu merupakan salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Oleh karena itu, masyarakat sangat berharap jargon "membangun dari pinggiran" yang sering digaungkan pemerintah pusat bisa benar-benar dirasakan nyata oleh mereka, bukan sekadar janji manis.


Dengan konektivitas antarwilayah yang lancar, warga optimistis pertumbuhan ekonomi daerah akan melesat, dan akses terhadap fasilitas kesehatan serta pendidikan tidak lagi menjadi barang mahal di tanah perbatasan.


Redaksi//Lova

Komentar

Tampilkan

  • Akses Jalan Hancur Lebur, Warga Ketungau Hulu Sintang Tagih Perhatian Pemerintah Pusat!
  • 0

Terkini

Iklan